Powered by Blogger.
Showing posts with label MYPLN. Show all posts
Showing posts with label MYPLN. Show all posts

Tuesday, December 25, 2012

Lanjutan dari posting sebelumnya.

Penempatan pertama saya mendapatkan tugas utuk OJT (On Job Training) di Pembangkitan Cilegon.
Jujur pertama otak ngehank ketika membuka amplop. Dimana itu Cilegon? PLTGU Cilegon? Pembangkitan Cilegon. Setelah waktunya tiba, saya datang ke Kantor Pembangkitan Cilegon yang ada di Jalan Adityawarman Jakarta Selatan.

Pembangkitan Cilegon adalah pembelajaran untuk saya. Mengenal PLN dari satu bidang yaitu pembangkitan. Bagaimana PLN itu, ritme kerjanya seperti apa dan lain-lain saya temui sedikitnya di Pembangkitan Cilegon ini. Ketika itu, Pak Ria Tri Sakya adalah General Manager Pembangkitan Cilegon. Beliau sangat tegas, gak suka pemalas dan selalu memanggil saya ke ruangannya. Entah itu benerin laptop, jaringan komputer, instal aplikasi dan sebagaianya. Yang wownya, kalau lagi ngerjain di ruangannya selalu saja saya dapat pertanyaan di akhir pekerjaan saya ketika selesai : "Pak Asep gak ngopi file di PC saya kan?". Hmm...agak membuat tidak nyaman kalau dicurigai. But he was trying to keep his treasure, wasn't he?

Setelah dibentuknya Unit Pembangkitan Jawa Bali (UPJB) yang merupakan unit kerja di bawah Ditrektorat Jawa Bali, segala sesuatu yang menyangkut PLTGU Cilegon beralih dari Pembangkitan Cilegon ke UPJB. Saat itu, Pembangkitan Cilegon dilebur dan tinggal menjadi kenangan. Semua pegawai di mutasi. Lalu saya, ikut Pak Ria dan teman-teman yang lain ke Pembangkitan Indramayu.

Pembangkitan Indramayu. Tempat kedua saya mendapatkan mutasi setelah Pembangkitan Cilegon.
Unit yang sangat unik. Kantornya berbentuk rumah, terdiri dari dua  lantai dimana AC dan Pam-nya  selalu bermasalah.

Tau tidak, saya tidak hanya mengurusi IT di Pembangkitan Indramayu. Melainkan urusan rumah tangga (Umum) dan Kesekretariatan. Jadilah saya bertitle "Junior Officer Pengelola Fasilitas Kantor. Banyak sekali pengalaman berharga disini. Mulai dari manjat genteng benerin pompa air, bernegoisasi dengan pemda jaksel, bertemu Ibu Ratu Atut Qoisiyah sampai bertengkar dengan beberapa rekanan yang memusingkan.

Ah..setidaknya 4 bulan saya di Pembangkitan Indramayu. Setelah Pembangkitan Indramayu bubar dan dilebur kembali, saya akhirnya berada disini, Unit Pembangkitan Jawa Bali di Jogjakarta.
Belum setahun saya disini. Lalu apa istimewanya Unit Pembangkitan Jawa Bali?

*to be continued

Tuesday, December 18, 2012


Dalam workshop bertajuk “Menciptakan Duta PLN di Sosial Media” yang berlangsung di Udiklat PLN Jakarta pada tanggal 18-19 Desember 2012, tampak berkumpul 25 orang perwakilan dari beberapa Unit PLN di Indonesia yang sedang dibekali wawasan pengetahuan maupun skill dan behavior untuk menjadi seorang Brand Ambassador PLN di social media.

Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendekatan terhadap masyarakat yang memerlukan informasi terkait PLN atau bahkan keluhan pelanggan PLN.  Pemilihan Brand Ambassador ini fokus pada pemanfaatan social media yang sangat mempengaruhi Brand suatu perusahaan.  Apalagi mengingat PT PLN (Persero) merupakan perusahan satu-satunya di Indonesia yang menangani segala bidang kelistrikan di seluruh negeri.

Dikutip dari Venturebeat, Indonesia duduk di peringkat ke lima dunia dengan jumlah user Twitter mencapai 29 juta akun. Jumlah tersebut pun mengalahkan negara-negara maju yang memiliki akses internet jauh lebih cepat seperti Korea Selatan, Belanda, Perancis, Jerman ataupun Rusia.  Dewasa ini, twitter tampaknya memang dapat mempengaruhi segala aspek kehidupan.  Segala informasi bisa didapat melalui  twitter, termasuk memberikan dampak yang cukup besar terhadap customer di suatu perusahaan.

Apabila kita cari melalui search engine di internet, masih dapat terlihat bahwa yang terdapat pada urutan teratas justru adalah statement-statement negatif tentang PLN.  Sungguh ironi bukan ?  Nah, inilah tugas Brand Ambassador untuk meningkatkan sentimen positif di social media sekaligus berusaha memperbaiki image brand tersebut menjadi lebih baik dan lebih baik lagi di mata masyarakat. 

Berikut di bawah ini sekilas mengenai job description Brand Ambassador PLN :
  • Hal terpenting dalam pekerjaan ini, incumbent harus mampu memperlihatkan pengalaman signifikan dalam interaksi social media. Termasuk aktif berpartisipasi membuat konten, memberi komentar, menjalin relasi dan networking di berbagai jalur social media.
  • Incumbent juga harus mampu berpikir strategis, berorientetasi pelayanan dan menunjukkan inisiatif untuk meningkatkan brand PLN melalui social media.
  • Incumbent secara berkala memonitor pembicaraan di social media, serta mampu menganalisa trend dan menggunakannya secara optimal untuk kepentingan branding PLN.

Pada dua hari pelaksanaan workshop tersebut, tampak sisi lain yang menarik dari para peserta. Keberagaman karakter serta berbagai cerita yang dibawa dari unit yang berbeda menambah asiknya kegiatan ini untuk diikuti. Diharapkan  dengan adanya Brand Ambassador dapat meningkatkan citra positif PLN di mata masyarakat sesuai dengan slogan 25 Brand Ambassador PLN di Social Media :
"BRAND AMBASSADOR PLN... UNTUK PLN YANG LEBIH BAIK!!!".

Monday, December 17, 2012


Pastinya saya sangat tertarik sekali dengan kelanjutan diklat tentang Social Media, dulu, di Udiklat Semarang. Saat ini saya sedang mengikuti satu Workshop bertajuk Menciptakan Duta PLN di Sosial Media.

Akan seperti apa workshop kali ini ya? Beda banget ama yang diikuti dulu. Mungkin karena dulu masih pengenalan kali ya. Sekarang, dari pematerinya saja sudah berbeda. Kalau dulu ada Dimas dan Fajri dari PLN Pusat (seperti sharing pengetahuan), sekarang pemateri datang khusus dari PortalHR.com

Social Media. Lagi tren banget sejak kemunculan facebook di tahun 2008. Social Media sudah tentu bukan hal baru di tahun 2012. Dari anak kecil hingga orang tua, entah kota atau desa semua pasti mengenal Social Media. Mungkin istilah yang mereka kenal bukan Social Media tapi bisa facebook, twitter, youtube, dll.

Sepertinya Social Media ini akan menjadi warisan dari manusia untuk kehidupan. Gimana tidak, fenomenanya sangat luar biasa, Dampak yang ditimbulkannya tak kalah hebat. Mulai dari sarana komunikasi, sarana marketing bahkan ya sampai sarana kriminalitas. Berbagai macam fenomena dan dampak itu bisa kita jumpai di berbagai tempat. Tengok saja sebelah anda saat ini. Perhatikan ada gak yang pegang gadget? Hmm..bisa dipastikan dia pasti punya akun facebook atau twitter!

Ya, Social Media sekarang mendunia. Cetar membahana badai tsunami katarina. Hahaha.

Dan saya, sangat siap untuk mengikuti workshop kali ini. Semangat!!!

Wednesday, November 21, 2012

A blog can be a closer friend at this moment. When i can do nothing here after finishing instalation of BEFAST at PLN UPJB Sektor Pengendalian PLTU REMBANG.

For your information, Befast is a network based aplication which is used by Accounting and Budgeting Department in PLN. But not at all of PLN Units used Befast.

Unit Pembangkitan Jawa Bali is one of unit of PLN that used this application for helping the process of accounting and budgeting. I work here as an engineering of Information Technology. Because of that i am commissioned to do instalation of Befast.

At the first i tried to intal to one of PC here, there's a crash on Oracle Instalation. But luckily, Mas Dika helped me to solve the problem. Befast is quite difficult to be installed. It's a kind of dekstop based application, not web based application. I have check the ODBC, the network and the other parts of instalation.

Now, the instalation is done. Application can be used by the user here.
Huhh.

Thursday, October 25, 2012

Hari Listrik Nasional yang diperingati setiap 27 Oktober merupakan hari istimewa bagi PT PLN.
Kebiasaan yang sering dilakukan setiap unit PLN adalah melakukan berbagai kegiatan. Perlombaan, CSR dan Evaluasi Kerja.

Di PLN UPJB (Unit Pembangkitan Jawa Bali) a.ka kantor saya, salah satu kegiatan yang dilakukan adalah dengan melakukan kegiatan Donor Darah. Awalnya ragu untuk berpartisipasi, namun karena pengen nyoba sesuatu yang baru, akhirnya saya daftar untuk diambil darahnya.
 
Akhirnya sampai giliran saya, mulai saya berbaring dan jarum pun dipasang. Sebelumnya saya disuruh untuk mengepalkan tangan dan petugas PMI mulai mencari titik di tangan saya untuk jarum tersebut dipasangkan.

Ada baiknya saya berbagi, untuk syarat seseorang dapat mendonorkan darahnya :
1. Tidak dalam keadaan sakit atau menstruasi (untuk wanita).
2. Tidak sedang mengkonsumsi obat-obatan.
3. Tidak dalam keadaan hamil.
4. Memiliki HB yang memenuhi yaitu kadar minimalmya 13.8
5. Makan 1 jam sebelumnya :)

Rasa yang saya rasakan adalah badan terasa segar. Ringan seperti habis dipijat di salon. Hehehe.
UPJB : Saatnya Peduli, Saatnya Berbagi. Menjadi pengalaman pertama dan setelahnya saya sudah terdaftar sebagai pendonor tetap. :D